MOTU Satukan Dealer Indonesia di Nanjing, Perkenalkan Karakter Baru SPORT EV

MOTU resmi memperkenalkan arah baru pengembangan produk dan identitas brand melalui MOTU SPORT EV Global Brand Launch 2026 di The Westin Resort & Spa Nanjing, Tiongkok, pada 16 September 2026.

Manajemen Brand

9/17/20265 min read

TIONGKOK, MOTUINDONESIA.COM - MOTU memperkenalkan arah baru pengembangan produk dan identitas brand melalui MOTU SPORT EV Global Brand Launch 2026 yang berlangsung di The Westin Resort & Spa Nanjing, Tiongkok, pada 16 September 2026.

Mengusung tema Voyage - The Wind Rises, momentum tersebut menjadi ruang bagi MOTU untuk memperkenalkan lebih jauh karakter brand, perkembangan lini produk SPORT EV, desain, teknologi, hingga pengalaman yang ingin dibangun bersama pengguna dan jaringan dealer. Sekitar 200 dealer dan mitra strategis dari Indonesia hadir langsung untuk melihat bagaimana MOTU membangun identitas produknya melalui perpaduan desain, performa, teknologi, fungsi, serta pengalaman brand.

MOTU, “Voyage” menggambarkan sebuah perjalanan yang terus bergerak menuju tujuan baru, sementara “The Wind Rises” menjadi simbol hadirnya momentum baru. Semangat tersebut diterjemahkan melalui perjalanan brand yang tidak hanya berbicara mengenai kendaraan, tetapi mengenai bagaimana sebuah produk memiliki karakter, bagaimana teknologi diterapkan dalam pengalaman pengguna, serta bagaimana sebuah brand membangun hubungan jangka panjang dengan pasar.

Fondasi Produk dan Filosofi Brand

Memulai rangkaian perjalanan tersebut, Co-Founder & General Manager MOTU Technology Group Indonesia, Li Peng, menempatkan produk sebagai fondasi utama yang mendasari arah dan identitas brand.

"Kami percaya bahwa produk adalah fondasi dari sebuah brand. Karena itu, kami tidak hanya ingin membuat produk yang dapat digunakan, tetapi produk yang memiliki karakter, mudah dikenali, dan mampu memberikan pengalaman yang berbeda kepada penggunanya. SPORT EV adalah cara kami menerjemahkan pemikiran tersebut ke dalam produk," ujarnya.

Semangat tersebut menjadi dasar MOTU dalam mengembangkan konsep SPORT EV (SEV) yang dibangun melalui tiga prinsip utama yaitu User Sync, Different, dan Superior Performance. Ketiganya menjadi landasan dalam menerjemahkan kebutuhan pengguna ke dalam desain, teknologi, performa, serta pengalaman berkendara.

Dari sisi estetika, pendekatan visual MOTU memadukan unsur Mecha, konsep Eagle Eye, serta sentuhan CMF (Color, Material, Finish). Lebih lanjut, karakter SPORT EV ini diterjemahkan ke dalam lima pilar utama, mulai dari tampilan modern dan futuristis, material bernuansa balap, performa sporty untuk kebutuhan harian, fitur pintar yang fungsional, hingga ruang personalisasi yang luas bagi pengguna untuk melakukan modifikasi.

Inovasi Teknologi: Super Sport Performance & Super Intelligent System

Sebelum memasuki rincian teknologi, WGM Marketing & Direktur Operasional Retail MOTU, Devin (Yu Xin), mengungkapkan bagaimana karakter SPORT EV diterjemahkan ke dalam perpaduan antara performa dan sistem pintar.

"Kami ingin teknologi yang dikembangkan MOTU tidak hanya terlihat sebagai daftar spesifikasi, Teknologi harus dapat dirasakan dalam penggunaan sehari-hari. Karena itu, kami membangun dua pendekatan utama, yaitu Super Sport Performance dan Super Intelligent System, agar performa, keamanan, kenyamanan, dan pengalaman pengguna dapat berjalan bersama." tegasnya.

Karakter SPORT EV diperkuat melalui pengembangan 21 teknologi utama yang dibagi ke dalam dua kelompok:

1. Super Sport Performance: SEV Dynamic Dashboard, Racing Headlight Protection, NOS Power Assistance, Hazard Light, ASE Simulated Racing Sound, Cyber Eagle Eye DRL, Bluetooth Audio, RGB Dynamic Lighting, 3DM Riding Modes, serta KSS Side-Stand Power Cut Protection.

2. Super Intelligent System: EABS, AUTO-P, HSA, TCS, ARS One-Key Fault Repair, HDC, SBU Bluetooth Start, GPS Positioning, A-SEAT Automatic Seat, NFC Unlock, dan CCS Cruise Control.

Kemampuan pengembangan produk secara mandiri juga terus ditingkatkan. Rasio pengembangan teknologi secara internal ditargetkan meningkat secara bertahap dari 60 persen menuju 80 persen, dan akhirnya mencapai 100 persen sejalan dengan perkembangan R&D perusahaan.

Portofolio Lini Produk dan Roadmap

Identitas SPORT EV tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai lini produk dengan karakteristik yang unik untuk memenuhi ragam preferensi konsumen. Melalui T Series, MOTU memperkenalkan model TT, T5, dan T6, yang kemudian dilengkapi oleh M Series yang terdiri atas M3, M5, serta M5B. Sementara itu, lini O Series hadir dengan pendekatan visual yang khas melalui O2 Nailoong Edition dan O4, memastikan setiap konsumen memiliki pilihan yang selaras dengan gaya dan kebutuhan mereka.

Ke depannya, ekspansi portofolio ini akan terus berlanjut melalui tahapan transisi yang terstruktur dengan matang. Model T3 dan T4 dipersiapkan memasuki tahap transisi pada Oktober, sementara fase berikutnya untuk M Series dan O Series dijadwalkan mulai bergulir pada 1 Oktober, yang kemudian disusul oleh T Series pada 1 November.

ADV, X7, dan X1 diproyeksikan hadir pada Desember, diikuti generasi kedua SPORT EV, termasuk M6, setelah Idulfitri 2027.

Tak hanya berfokus pada inovasi harian, jiwa sporty MOTU turut diperkuat melalui kolaborasi strategis bersama Jangkar Biru Racing Team. Komisaris MOTU, Irjen. Pol. Mohammad Yassin Kosasih, S.I.K., M.Si., M.Tr.Opsla., mengungkapkan bahwa dunia balap memberikan sudut pandang tersendiri dalam memperkuat karakter produk.

"Racing bukan hanya tentang kecepatan. Di dalamnya ada disiplin, ketepatan, keberanian, konsistensi, dan semangat untuk terus berkembang. Nilai-nilai tersebut yang menurut saya menarik ketika diterjemahkan ke dalam sebuah produk. Karena itu, kolaborasi MOTU dengan Jangkar Biru bukan hanya tentang membuat sebuah edisi khusus, tetapi bagaimana semangat racing bisa menjadi bagian dari karakter produk,"ucapnya.

Pandangan serupa turut disampaikan oleh Brigjen Pol (P) I Wayan Supartha Yadnya, S.IK. M.H, Tim Leader Jangkar Biru. Ia melihat sinergi ini sebagai ruang pertemuan yang pas antara DNA motorsport dan inovasi kendaraan listrik.

"Kami melihat ada kesamaan semangat antara racing dan SPORT EV, yaitu keberanian untuk mencoba sesuatu yang berbeda dan terus mencari performa yang lebih baik. Kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk membawa pengalaman yang kami miliki di dunia racing ke dalam karakter sebuah produk yang dapat digunakan lebih luas,"ujarnya.

Buah dari kolaborasi erat ini akhirnya terwujud melalui M5B Jangkar Biru Limited Edition. Kehadiran edisi khusus tersebut sekaligus membuktikan bahwa karakter sporty MOTU tidak sekadar dituangkan lewat sentuhan visual, melainkan juga hidup melalui pengalaman emosional dunia otomotif.

Menghadirkan sentuhan yang lebih segar, MOTU berkolaborasi dengan IP populer Nailoong melalui O2 Nailoong Edition. Mengusung karakter visual yang playful dan lekat dengan gaya hidup, model ini dilengkapi area pijakan serta jok yang lebih luas, ruang penyimpanan fungsional, hingga Bluetooth speaker. Sebagai pelengkap pengalaman eksklusif ini, MOTU turut menghadirkan koleksi boneka MOTU x NAILOONG dalam jumlah terbatas.

Pengalaman Brand dan Jaringan Dealer

Bagi MOTU, identitas brand tidak berhenti pada kendaraan, melainkan diterjemahkan ke dalam seluruh titik interaksi, termasuk terminal atau showroom berkonsep MOTU SPORT EV 1:1 dengan dominasi warna abu-abu gelap, identitas signage biru bercahaya, hingga three-color memory point.

Wakil Direktur Utama Marketing dan Direktur Penjualan MOTU, Quan Bin, menegaskan pentingnya ekosistem yang terintegrasi.

"Produk yang memiliki karakter membutuhkan sistem yang mampu menyampaikan karakter tersebut kepada pengguna. Karena itu, kami tidak hanya membangun produk, tetapi juga memperhatikan showroom, dealer, marketing, layanan purna jual, dan berbagai titik interaksi dengan konsumen. Semuanya harus menjadi bagian dari satu pengalaman brand yang konsisten," tegasnya.

Dalam rangka memperkuat positioning tersebut, MOTU menerima sertifikasi “Asia No.1 Sporty Electric Vehicle Pioneer” dan bersiap mencatatkan rekor melalui MURI pada November mendatang.

Pemilihan Nanjing sebagai lokasi Global Brand Launch 2026 memiliki makna simbolis yang mendalam bagi perjalanan MOTU menuju Indonesia.

"Nanjing memiliki sejarah panjang sebagai kota yang terbuka terhadap dunia. Sekitar enam abad lalu, perjalanan Zheng He menjadi bagian dari sejarah hubungan Tiongkok dengan berbagai wilayah di Asia, termasuk Nusantara. Hari ini, perjalanan itu hadir dalam bentuk yang berbeda. Kami membawa produk dan brand dari Nanjing menuju Indonesia, dan berharap perjalanan tersebut dapat terus membuka hubungan baru antara kedua negara," ujar Li Peng.

Ia menambahkan bahwa Semarang memiliki posisi yang istimewa dalam narasi ini sebagai salah satu kota di Indonesia yang sejak lama menjadi titik pertemuan berbagai budaya dan perdagangan, mempererat hubungan sister city antara Nanjing dan Semarang yang bersaudara erat laksana keluarga kandung.

Menutup rangkaian peluncuran global tersebut, Li Peng menegaskan kembali prinsip independensi dan keunikan identitas MOTU.

"Kami tidak ingin menjadi Honda-nya industri kendaraan listrik, dan kami juga tidak ingin menjadi Tesla-nya industri kendaraan roda dua. Kami hanya ingin menjadi MOTU yang unik dan tidak ada duanya." tutupnya.

Dari desain hingga teknologi, dari dunia racing hingga gaya hidup, dan dari showroom hingga jaringan dealer, seluruh elemen diarahkan untuk membentuk satu karakter SPORT EV yang utuh.

Ketika angin mulai bertiup dan perjalanan baru telah dimulai, langkah ini membentang dari Nanjing menuju Semarang, melintasi Tiongkok hingga ke Indonesia, dan siap melangkah ke panggung dunia di bawah semangat MOTU - ONE TRACK, ONE DREAM, sampai jumpa di perjalanan.

K o n t a k

Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut

Email

Telepon

official@motuindonesia.com

085113631062